Kekalahan sementara JK-WIN (Lebih Cepat Lebih Baik) yang diusung oleh Partai Golkar dan Hanura dalam pemilu 2009 memang sungguh diluar dugaan banyak orang, banyak yang memprediksikan pasangan Jk-Win ini akan mampu bersaing dengan kedua calon lainnya atau setidaknya seimbang dengan perolehan dari pasangan MEGA-PRO. namun dalam perkembangannya pasangan ini ternyata hanya mampu mendulangh suara yang kecil hanya dalam kisaran 9 - 12 %, sebenarnya apa yang terjadi dengan pasangan ini pasti menjadi pertanyaan banyak orang ya termasuk saya, mengapa perolehan JK-WIN sekecil itu!
Apabila kita melihat hasil pileg perolehan partai Golkar adalah 14,45% dan Hanura 3,77% jika kedua suara partai ini digabung maka setidaknya pasangan JK-WIN ini masih bisa mendulang suara 17 - 18%, MEGA-PRO yang diusung oleh PDI-P dan Gerindra dalam pileg memperoleh 14, 03% dan Gerindra 4,46% jika digabung perolehan keduanya berada dalam kisaran 18-20% suara. namun dari hasil sementara pilpres kemarin jk-win hanya mendulang 9-12% dan Mega-Pro mendapatkan suara 26-28% suara, kemana suara Golkar dan Hanura sehingga perolehan suara Calon yang diusungnya bisa dikatakan kalah untuk sementara.
Faktor adanya permasalah intern ditubuh partai Golkar (konstituen partai Golkar kurang solid), kurang maksimalnya mesin politik partai untuk memenangkan pasangan ini, kuranggnya pemanfaat media sebagai ajang kampanye oleh tim sukses Jk-Win mungkin merupakan faktor-faktor penyebab kekalahan telak JK-WIN. sebagaian dari DPD partai Golkar beritanya juga sudah mulai digoyang untuk mendongkel kedudukan Jusuf kalla. JK tidak mendapat dukungan cukup karena mesin organisasi pendukunggnya tidak berjalan secara optimal, dukungan daerah khususnya DPD tingkat II sangat lemah hal ini disebabkan karena mereka (DPD tingkat II) tidak diikut sertakan secara langsung dalam penetapan calon presiden yang akan diusung oleh partai berlambang Pohon Beringin ini, jika dahulu mereka ikut dilibatkan maka mereka akan turut merasa bertanggung jawab pula untuk memilih calon yang diusung oleh partai golkar. faktor-faktor tersebut lah yang memungkinkan pada akhirnya konstituen partai golkar yang kecewa mengalihkan suaranya baik ke kubu MEGA-PRO maupun ke kubu SBY-BERBUDI.
Pemilu presiden telah usai dilaksanakan, para pemilih telah menyalurkan aspirasinya masing-masing sesuai dengan pilihannya, banyak faktor yang bisa menarik mereka untuk memilih para calon pemimpin bangsa ini ada yang memang benar-benar karena kesamaan pandangan politik visi maupun misi, suka akan figur atau karisma dari orang yang akan dipilih, merasa puas dengan apa yang telah diperbuat untuk bangsa ini, yakin akan program yang direncanakan dll.
sekarang pemilu sudah berakhir saat ini kita sebagai warga masyarakat tinggal menunggu hasil akhir dari pemilihan yang telah dilakukan pada tanggal 8 juli kemarin. setelah selesainya pemilihan, para calon yang bertarung dalam bursa pemilihan presiden berkumpul di base camp nya masing-masing bersama para pendukung dan team suksesnya untuk mengikuti perkembangan penghitungan suara baik yang dilakukan oleh lembaga2 Quick count dengan metode penghitungan cepatnya berdasarkan sample data yang diambil di Dpt-dpt dan tentunya yang paling ditunggu adalah hasil penghitungan oleh KPU karena hasil KPU inilah yang akan menentukan siapa diantara kandidat-kandidat peserta pemilihan capres/cawapres yang pada akhirnya akan melenggang menuju Istana Negara. dari data quick count yang telah kita lihat bersama ditelevisi pada sore harinya hemm, hasilnya benar-benar mengagetkan saya, prosentase yang sangat jauh MEGA-PRO 28,..% SBY-BERBUDI 60,..% dan JK-WIN 9,..% sangat diluar dugaan, memang dari awal saya sendiri sudah memprediksi bahwa pasangan no 2 memiliki kans yang besar untuk menang melihat dari masih populernya SBY dimasyarakat kita akhir-akhir ini dengan program-program dimasa pemerintahannya seperti BLT, konversi minyak tanah ke Gas LPG maupun penyelesaian masalah korupsi terlepas akan hal tersebut merupakan ide dari Sby sendiri atau pun bukan serta waktu pelaksanaan dari program-program yang ya kalau saya kira di tahun-tahun mendekati pemilu kemaren,, (itung-itung kampanye).
MEGA-PRO dengan masa PDI-PERJUANGAN serta GERINDRA yang mengusung perekonomian kerakyatannya juga belum mampu meraih suara masyarakat yang maksimal dalam perhitungan Quick count, namun dalam wawancara-wawancara yang dilakukan oleh stasiun televisi di kebagusan kediaman Megawati, Tim MEGA-PRO tetap yakin bisa menjadi pemenang pemilu 2009 dengan menunggu hasil akhir yang dikeluarkan KPU, karena menurut mereka hasil dari perhitungan cepat tersebut masih belum bisa dipertanggung jawabkan akurasi serta presisinya dan tim MEGA-PRO juga mengatakan hasil yang didapat mereka dari timnya yang berada di TPS-TPS menunjukan perbedaan yang jauh dengan hasil penghitungan cepat yang dilakukan oleh lembaga-lebaga independent tersebut.
JK-WIN yang saya pikir bisa mendapatkan suara yang cukup lumayan dengan meningkatnya popularitas mereka diakhir-akhir menjelang pencontrengan kemarin serta dengan begitu aktraktifnya beliau dalam debat capres yang ditayangkan oleh salah satu stasiun TV Swasta, ternyata pada hasil yang di tampilkan oleh lembaga-lembaga Quick count perolehan suara mereka sangat jauh dibawah perkiraan saya, walaupun ini belum final, karena hasil akhir yang menentukan adalah hasil penghitungan suara oleh KPU. saya jadi ingat joke JK saat debat capres bahwa ia akan pulang kampung dan menjaga masjid jika kalah nanti.. wah bisa kesampaian tu....
Namun demikian entah siapapun nanti yang akan dengan dada terbusung dapat melenggang ke istana, kita semua sebagai warga masyarakat harus menyadari bahwa semua itu adalah proses dari demokrasi kalah dan menang adalah hal yang wajar dalam sebuah kompetisi, marilah dengan berjiwa besar dan berlapang dada kita menerima hasil dari pesta demokrasi rakyat ini. Tugas kita sebagai warga Indonesia kedepan adalah dengan ikut melakukan kontrol, dan berperan secara aktif menriringi jalannya pemerintahan, bersama-sama dan bergotong royong membangun Bangsa Indonesia yang besar, makmur, sejahtera, gemah ripah loh jinawi dan dapat BERDIKARI sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh Proklamator kita Bung Karno.
Bagi temen-temen yang pengen punya netbook murah tapi punya layar yang lumayan gede 10 inci berikut adalah daftar produk netbook dari berbagai merk yang banyak dijual di Indonesia, khususnya kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Harga-harga yang dicantumkan diambil dari Festival Komputer Indonesia (FKI) 2009.
1. BYON N-610XP-GA (Rp. 3.900.000)
Spesifikasi: Intel Atom N270 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.2″ TFT LCD | VGA Intel GMA 950 upto 128 MB | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 3 cells | OS XP Home
2. Zyrex Bee 106P (Rp. 3.900.000)
Spesifikasi: Intel Atom N270 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.2″ WSVGA | VGA 945GMS | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 4 cells | OS XP Home
3. ION iLight P8410DL Series (Rp. 3.500.000)
Spesifikasi: Intel Atom N270 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.2″ TFT LCD | VGA Intel GMA 950 upto 128 MB | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 3 cells | OS Linux
4. MSI Wind U-100 (Rp. 4.500.000)
Spesifikasi: Intel Atom N280 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10″ LED | VGA Intel UMA | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home | warna cover: pink, hitam dan putih
5. Axioo Pico DJJ 615 (Rp. 3.875.000)
Spesifikasi: Intel Atom N280 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 250GB SATA | 10.2″ WSVGA TFT | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home | warna cover: pink, hitam dan putih
6. Efioo Fionote 88 (Rp. 4.000.000)
Spesifikasi: Intel Atom N270 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.2″ LED | VGA Intel UMA | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home | warna cover: pink, hitam, kuning dan merah.
7. A Note Star H-1016 (Rp. 4.000.000)
Spesifikasi: Intel Atom N270 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.2″ LED | VGA Intel UMA | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home | warna cover: pink, hitam, kuning dan merah.
8. Asus Eee PC 1000HA (Rp. 4.800.000)
Spesifikasi: Intel Atom N270 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.1″ LED | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry tahan 7 jam | OS XP Home | warna cover: putih, hitam, silver dan merah.
9. Dell mini 10-561123ID (Rp. 4.600.000)
Spesifikasi: Intel Atom N270 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | Glossy 10.1″ WSVGA | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home | warna cover:Obsidian black, Jade green, Ice blue, Cherry red, Passion purple
10. Lenovo IdeaPad S10 (Rp. 4.600.000 color black/white dan Rp. 4.890.000 color pink/red)
Spesifikasi: Intel Atom N270 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | Glossy 10.1″ WSVGA | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home | warna cover:Obsidian black, Jade green, Ice blue, Cherry red, Passion purple
11. Acer Aspire One D250 (Rp. 4.990.000 )
Spesifikasi: Intel Atom N280 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.1″ Widescreen CrystallBrite SVGA | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home
12. HP Mini Note 2140TU (Rp. 5.500.000 )
Spesifikasi: Intel Atom N280 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.1″ Diagonal WXGA | WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home Basic
13. Toshiba NB200-A101 (Rp. 5.990.000 )
Spesifikasi: Intel Atom N280 1.6Ghz | Memori 1GB DDR2 | 160GB SATA | 10.1″ l WSVGA CSV TFT| WiFi | LAN | Modem | Bluetooth | Webcam 1.3MP | 3 in 1 CardReader | Baterry 6 cells | OS XP Home
Soekarno (Bung Karno) Presiden Pertama Republik Indonesia, 1945- 1966, menganut ideologi pembangunan ‘berdiri di atas kaki sendiri’. Proklamator yang lahir di Blitar, Jatim, 6 Juni 1901 ini dengan gagah mengejek Amerika Serikat dan negara kapitalis lainnya: “Go to hell with your aid.” Persetan dengan bantuanmu.
Ia mengajak negara-nega-ra sedang berkembang (baru merdeka) bersatu. Pemimpin Besar Revolusi ini juga berhasil mengge-lorakan semangat revolusi bagi bangsanya, serta menjaga keutuhan NKRI.
Tokoh pencinta seni ini memiliki slogan yang kuat menggantungkan cita-cita setinggi bintang untuk membawa rakyatnya menuju kehidupan sejahtera, adil makmur. Ideologi pembangunan yang dianut pria yang berasal dari keturunan bangsawan Jawa (Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, suku Jawa dan ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai, suku Bali), ini bila dilihat dari buku Pioneers in Development, kira-kira condong menganut ideologi pembangunan yang dilahirkan kaum ekonom yang tak mengenal kamus bahwa membangun suatu negeri harus mengemis kepada Barat. Tapi bagi mereka, haram hukumnya meminta-minta bantuan asing. Bersentuhan dengan negara Barat yang kaya, apalagi sampai meminta bantuan, justru mencelakakan si melarat (negara miskin).
Bagi Bung Karno, yang ketika kecil bernama Kusno, ini tampaknya tak ada kisah manis bagi negara-negara miskin yang membangun dengan modal dan bantuan asing. Semua tetek bengek manajemen pembangunan yang diperbantukan dan arus teknologi modern yang dialihkan — agar si miskin jadi kaya dan mengejar Barat — hanyalah alat pengisap kekayaan si miskin yang membuatnya makin terbelakang.
Itulah Bung Karno yang berhasil menggelorakan semangat revolusi dan mengajak berdiri di atas kaki sendiri bagi bangsanya, walaupun belum sempat berhasil membawa rakyatnya dalam kehidupan yang sejahtera. Konsep “berdiri di atas kaki sendiri” memang belum sampai ke tujuan tetapi setidaknya berhasil memberikan kebanggaan pada eksistensi bangsa. Daripada berdiri di atas utang luar negeri yang terbukti menghadirkan ketergantungan dan ketidakberdayaan (noekolonialisme).
Masa kecil Bung Karno sudah diisi semangat kemandirian. Ia hanya beberapa tahun hidup bersama orang tua di Blitar. Semasa SD hingga tamat, ia tinggal di Surabaya, indekos di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto, politisi kawakan pendiri Syarikat Islam. Kemudian melanjut di HBS (Hoogere Burger School). Saat belajar di HBS itu ia pun telah menggembleng jiwa nasio-nalismenya. Selepas lulus HBS tahun 1920, ia pindah ke Bandung dan me-lanjutkan ke THS (Technische Hooge-school atau Sekolah Tekhnik Tinggi yang sekarang menjadi ITB). Ia berhasil meraih gelar “Ir” pada 25 Mei 1926.
Kemudian, ia merumuskan ajaran Marhaenisme dan mendirikan PNI (Partai Nasional lndonesia) pada 4 Juli 1927, dengan tujuan Indonesia Merdeka. Akibatnya, Belanda, si penjajah, menjebloskannya ke penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929. Delapan bulan kemudian baru disidangkan. Dalam pembelaannya berjudul ‘Indonesia Menggugat’, dengan gagah berani ia menelanjangi kebobrokan Belanda, bangsa yang mengaku lebih maju itu.
Pembelaannya itu membuat Belanda makin marah. Sehingga pada Juli 1930, PNI pun dibubarkan. Setelah bebas (1931), Bung Karno bergabung dengan Partindo dan sekaligus memimpinnya. Akibatnya, ia kembali ditangkap Belanda dan dibuang ke Ende, Flores, tahun 1933. Empat tahun kemudian dipindahkan ke Bengkulu.
Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, Bung Karno dan Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Sebelumnya, ia juga berhasil merumuskan Pancasila yang kemudian menjadi dasar (ideologi) Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia berupaya mempersatukan nusantara. Bahkan ia berusaha menghimpun bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin dengan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955 yang kemudian berkembang menjadi Gerakan Non Blok.
Pemberontakan G-30-S/PKI melahirkan krisis politik sangat hebat. Ia pun tak mau membubarkan PKI yang dituduh oleh mahasiswa dan TNI sebagai dalang kekejaman pembunuh para jenderal itu. Suasana politik makin kacau. Sehingga pada 11 Maret 1966 ia mengeluarkan surat perintah kepada Soeharto untuk mengendalikan situasi, yang kemudian dikenal dengan sebutan Supersemar. Tapi, inilah awal kejatuh-annya. Sebab Soeharto menggunakan Supersemar itu membubarkan PKI dan merebut simpati para politisi dan mahasiswa serta ‘merebut’ kekuasaan. MPR mengukuhkan Supersemar itu dan menolak pertanggungjawaban Soekarno serta mengangkat Soeharto sebagai Pejabat Presiden.
Kemudian Bung Karno ‘dipenjarakan’ di Wisma Yaso, Jakarta. Kesehatannya terus memburuk. Akhirnya, pada hari Minggu, 21 Juni 1970 ia meninggal dunia di RSPAD. Ia disemayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur di dekat makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai. Paduka Yang Mulia Pemimpin Besar Revolusi ini meninggalkan 8 orang anak. Dari Fatmawati mendapatkan lima anak yaitu Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, dan Guruh. Dari Hartini mendapat dua anak yaitu Taufan dan Bayu. Sedangkan dari Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mendapatkan seorang putri yaitu Kartika.
Orator Ulung Presiden pertama RI itu pun dikenal sebagai orator yang ulung, yang dapat berpidato secara amat berapi-api tentang revolusi nasional, neokolonialis-me dan imperialisme. Ia juga amat percaya pada kekuatan massa, kekuatan rakyat.
“Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, aku berjuang karena rakyat dan aku penyambung lidah rakyat,” kata Bung Karno, dalam karyanya ‘Menggali Api Pancasila’. Suatu ungkapan yang cukup jujur dari seorang orator besar.
Gejala berbahasa Bung Karno merupakan fenomena langka yang mengundang kagum banyak orang. Kemahirannya menggunakan bahasa dengan segala macam gayanya berhubungan dengan kepribadiannya. Hal ini tercermin dalam autobiografi, karangan-karangan dan buku-buku sejarah yang memuat sepak terjangnya.
Ia adalah seorang cen-dekiawan yang meninggal-kan ratusan karya tulis dan beberapa naskah dra-ma yang mungkin hanya pernah dipentaskan di Ende, Flores. Kumpulan tulisannya sudah diterbit-kan dengan judul “Diba-wah Bendera Revolusi”, dua jilid. Jilid pertama boleh dikatakan paling menarik dan paling penting karena mewakili diri Soekarno sebagai Soekarno.
Dari buku setebal kira-kira 630 halaman tersebut tulisan pertama yang bermula dari tahun 1926, dengan judul “Nasionalis-me, Islamisme, dan Marxisme” adalah paling menarik dan mungkin paling penting sebagai titik-tolak dalam upaya memahami Soekarno dalam gelora masa mudanya, seorang pemuda berumur 26 tahun.
Di tengah kebesarannya, sang orator ulung dan penulis piawai, ini selalu membutuhkan dukungan orang lain. Ia tak tahan kesepian dan tak suka tempat tertutup.
Di akhir masa kekuasaannya, ia sering merasa kesepian. Dalam autobio-grafinya yang disusun oleh Cindy Adams, Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat itu, bercerita. “Aku tak tidur selama enam tahun. Aku tak dapat tidur barang sekejap. Kadang-kadang, di larut malam, aku menelepon seseorang yang dekat denganku seperti misalnya Subandrio, Wakil Perdana Menteri Satu dan kataku, ‘Bandrio datanglah ke tempat saya, temani saya, ceritakan padaku sesuatu yang ganjil, ceritakanlah suatu lelucon, berceritalah tentang apa saja asal jangan mengenai politik. Dan kalau saya tertidur, maafkanlah.... Untuk pertama kali dalam hidupku aku mulai makan obat tidur. Aku lelah. Terlalu lelah.”
Dalam bagian lain disebutkan, “Ditinjau secara keseluruhan maka jabatan presiden tak ubahnya seperti suatu pengasingan yang terpencil... Seringkali pikiran oranglah yang berubah-ubah, bukan pikiranmu... Mereka turut menciptakan pulau kesepian ini di sekelilingmu.”
Anti Imperialisme Pada 17 Mei 1956. Bung Karno mendapat kehormatan menyampaikan pidato di depan Kongres Amerika Serikat. Sebagaimana dilaporkan New York Times (halaman pertama) pada hari berikutnya, dalam pidato itu dengan gigih ia menyerang kolonialisme.
“Perjuangan dan pengorbanan yang telah kami lakukan demi pembebasan rakyat kami dari belenggu kolonialisme, telah berlangsung dari generasi ke generasi selama berabad-abad. Tetapi, perjuangan itu masih belum selesai. Bagaimana perjuangan itu bisa dikatakan selesai jika jutaan manusia di Asia maupun Afrika masih berada di bawah dominasi kolonial, masih belum bisa menikmati kemerdekaan?” pekik Soekarno ketika itu.
Hebatnya, meskipun pidato itu dengan keras menentang kolonialisme dan imperialisme, serta cukup kritis terhadap negara-negara Barat, ia mendapat sambutan luar biasa di Amerika Serikat (AS).
Pidato itu menunjukkan konsistensi pemikiran dan sikap-sikap Bung Karno yang sejak masa mudanya antikolonialisme. Terutama pada periode 1926-1933, semangat antikolonialisme dan anti-imperialisme itu sudah jelas dikedepankannya.
Sangat jelas dan tegas ingatan kolektif dari pahitnya kolonialisme yang dilakukan negara asing yang kaya itu. Namun, kata dan fakta adalah dua hal yang berbeda, dan tak jarang saling bertolak belakang.
Soekarno dan para penggagas nasionalisme lainnya dipaksa bergulat di antara “kata” dan “fakta” politik yang dicoba dirajut namun ternyata tidak mudah, dan tak jarang menemui jalan buntu.
Soekarno yang rajin berkata-kata, antara lain mengenai gagasan besarnya menyatukan kaum nasionalis, agama dan komunis (1926) menemukan kenyataan yang sama sekali bertolak belakang, ketika ia mencobanya menjadi fakta. Begitu pula gagasan besarnya yang lain: marhaenisme, atau nasionalisme marhaenistis, yang matang dikonsepsikan pada tahun 1932. Bahkan, gagasannya mengenai Pancasila.
Sony Ericsson baru saja mengumumkan product barunya yaitu Sony Ericsson Satio. SE SATIO menggunakan layar dengan teknologi layar sentuh yang sangat baik. Pada bagian belakang terdapat kamera beresolusi 12,1 megapixel yang mana SE SATIO adalah handphone pertama di dunia yang menggunakan kamera beresolusi 12,1MP. Tidak hanya mengandalkan layar sentuh dan kamera, SE SATIO juga dilengkapi dengan prosesor dan kemampuan multimedia yang sangat handal.
Poduk ini dilengkapi dengan perangkat layar sentuh 3,5 inchi yang beresolusi 640 x 350. Selain itu fitur lainnya adalah kamera 12,1 Megapixel, HSPA dual-band, microSD expansion (memory Stick Micro not), stereo, Exchange ActiveSync, gesture controls, FM radio with RDS, Wi-Fi, aGPS, software QWERTY keyboard, memiliki quad-band GSM/EDGE & tri-band UMTS/HSDPA 850/900/2100, sebuah xenon flash serta pendeteksi wajah dansenyuman. Dan ini akan menjalankan sebuah versi terbaru dari S60 5th Edition Symbian yang berasal dari Symbian Foundation, Hadir dalam 3 warna pilihan berbeda yaitu black, silver dan Bordeaux. Dibawah ini adalah fitur unggulan SE Satio :
• Jaringan : GSM 850/900/1800/1900 MHz, UMTS 900/2100 MHz, GPRS/EDGE kelas 10, HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA 3.6 Mbps • Tipe handphone : Layar sentuh berbentuk batangan • Dimensi : 112 x 55 x 13.3 mm • Layar : “3.5” inchi 16-juta warna berteknologi TFT layar sentuh beresolusi 640 x 360 pixel • Kapasitas Penyimpanan : memory internal sebesar 100MB, slot hot-swap microSD (dapat diekspansi hingga 16GB), RAM sebesar 256 • OS : Symbian • Kamera : 12 megapixel autofokus dilengkapi dengan xenon flash dan video LED flash, geotagging, face dan smile detection, Smile Shot, Smart contrast dan perekaman video beresolusi VGA dengan kecepatan frame 30 fps • Konektivitas : Wi-Fi, Bluetooth 2.0 dengan dukungan A2DP, USB v2.0, dan GPS dengan dukungan A-GPS • Fitur Lainnya : Akselerometer untuk rotasi otomatis, Radio FM dengan dukungan RDS • Battery: battery 1000 mAh
Melihat fitur-fitur yang ditawarkan oleh Sony Ericsson Satio ini terutama dengan keberadaan kamera 12,1 megapixelnya tersebut akan menjadi tantangan berat bagi vendor-vendor besar lain seperti nokia, motorola, LG dan samsung tentunya.
kalo kita mecari jodoh cuma karena kekayaan, ketampanan, dan tahta itu tidaklah sulit tapi itu bukan ukuran kebahagiaan dunia maupun akhirat, kekayaan bisa hilang dalam waktu 1 detik jika Dia menghendaki, demikian juga ketampanan dan tahta, kaya, tampan/cantik, dan tahta itu cuma cobaan hidup kita didunia
bukan berarti kemiskinan, kemelaratan, kedudukan yang rendah, dan wajah yang buruk akan membawa kita pada kesengsaraan banyak diantara mereka yang bahagia, karena sikap hidup yang ikhlas, tawakal, sabar, ridho (pasrah dan berserah, kl kata orang jawa nrima ing pandum) dengan apa yang mereka milikilah yang menjadi pegangan hidup mereka.
tapi sebaliknya banyak juga orang kaya raya, tampan/cantik, punya kedudukan tinggi yang hidupnya ga bahagia karena mereka tidak memiliki sikap hidup tersebut, dan semua ini sudah diajarkan di Al-Qur'an maupun kitab suci agama yang lain. Kesombongan, tinggi hati, merasa paling kaya, paling pintar, paling tampan/cantik justru akan membawa kita ke jurang penderitaan, Dan mungkin ini sedikit ataupun banyak, jarang ataupun sering, disadari ataupun tidak, pernah terjadi pada diri kita (astaghfirullahal adzim 100x).
ikhlas, tawakal, sabar, ridho dengan semua yang kita alami adalah hal paling mendasar dari sikap hidup sholeh/sholehah yang diajarkan oleh agama kita, dan itu mengapa ketika kita mencari jodoh berdasarkan keimanannya kepada Allah SWT (agamanya), insya Allah hidup akan bahagia
sesungguhnya bukanlah hal yang mudah untuk melaksanakan itu semua, mudah diucapkan, mudah didakwahkan, tapi sangat sulit untuk dilakukan, Ya Allah tuntunlah kami hambaMu ini, untuk mampu berbuat ikhlas, sabar, tawakal, dan ridho atas takdir yang kami jalani, karena sesungguhnya Engkaulah pengatur dari semua kehidupan didunia maupun diakhirat.
kesimpulan lain adalah bahwa yang namanya cobaan hidup didunia ini, bukan hanya miskin, status sosial rendah, wajah yang ga bagus, pendidikan rendah (atau kasarnya kebodohan krn byk jg lulusan SD tapi jadi juragan kaya raya) tetapi juga kaya, tampan/cantik, pintar, status sosial yang tinggi. Cobaan yang sesungguhnya adalah bagaimana kita mampu menyikapi takdir yang kita jalani.Tapi cobaan yang terberat adalah ketika kita jauh dari-NYa, ketika kita mulai berlaku sombong, dan merasa paling "...." Ingatlah diatas langit masih ada langit, surga aja lapis tujuh... dan jika kita bisa masuk dilapis yang pertama aja sudah syukur alhamdulillah
saya mohon maaf kalo ada kesalahan dari kalimat saya, karena itu semata-mata kekhilafan dan bekal ilmu yang kurang, kalo ada kebenaran datangnya semata hanya dari Allah SWT. dan sekali lagi maaf karena saya juga masih harus belajar banyak tentang agama, dan belum berpengalaman mencari jodoh yang baik, walau selalu berusaha mencari yang imannya baik, tapi mungkin segalanya kembali ke diri kita, artinya kita dahululah yang harus memperbaiki diri, memperbaiki keimanan kita kepadaNYa. Mari sama-sama kita perbaiki diri kita, keimanan kita, apapun agama dan kepercayaan yang kita anut. Semoga Allah SWT selalu melindungi, meridhoi, menuntun dan meluruskan langkah kita. Amin.
Jika dibalik...
Kita jadi gadis kaya untuk pria tampan... Ketika kita adalah gadis kaya (dengan penghasilan sendiri atau warisan orang tua)... pria-pria tampan yang mendekati kita layaknya adalah pria-pria oportunis yang mengincar kekayaan kita... Saat kekayaan kita masih bertahan, terkadang kecantikan kita pun masih bersinar... kadang juga pria-pria ini tetep aja jelalatan dan cari yang lebih muda lagi, dan terkadang juga kita tetep aja ditinggal oleh mereka...
Seperti yang diajarkan dalam Islam... Ada empat faktor yang menentukan seseorang dalam memilih jodohnya : penampilan, kekayaan, tahta dan agama
Jika memilih jodoh karena rupa nya yang rupawan.. maka yang akan kita dapatkan adalah keburukan semata Jika memilih jodoh karena kekayaannya... maka kita akan dapatkan miskinnya Jika memilih jodoh karena tahtanya.. maka kita akan mendapatkan hinanya... Jika memilih karena agama... inilah yang paling disarankan oleh Islam...
Memang tidak mudah juga untuk memilih jodoh karena semata-mata agamanya... kadang ibadah kita pun bukan lah sempurna layaknya nabi dan rasul.. tetapi tetaplah memilih jodoh karena Allah adalah terbaik... jika di dalam perjalanan berumah tangga dihadapi cobaan.. insya Allah kesabaran kita menghadapi semua ini akan mendapatkan balasan pahala, berkah dan rahmat dari Allah...
Jujur, santun, sopan, sabar dan cinta damai.. piss.... Indonesia Negaraku, Pancasila Pedomanku, UUD 45 Dasar Negaraku, Merah-Putih Benderaku, Bahasa Indonesia Bahasaku.... Merdeka....