Dibalik kekalahan JK-WIN
Kekalahan sementara JK-WIN (Lebih Cepat Lebih Baik) yang diusung oleh Partai Golkar dan Hanura dalam pemilu 2009 memang sungguh diluar dugaan banyak orang, banyak yang memprediksikan pasangan Jk-Win ini akan mampu bersaing dengan kedua calon lainnya atau setidaknya seimbang dengan perolehan dari pasangan MEGA-PRO. namun dalam perkembangannya pasangan ini ternyata hanya mampu mendulangh suara yang kecil hanya dalam kisaran 9 - 12 %, sebenarnya apa yang terjadi dengan pasangan ini pasti menjadi pertanyaan banyak orang ya termasuk saya, mengapa perolehan JK-WIN sekecil itu!
Apabila kita melihat hasil pileg perolehan partai Golkar adalah 14,45% dan Hanura 3,77% jika kedua suara partai ini digabung maka setidaknya pasangan JK-WIN ini masih bisa mendulang suara 17 - 18%, MEGA-PRO yang diusung oleh PDI-P dan Gerindra dalam pileg memperoleh 14, 03% dan Gerindra 4,46% jika digabung perolehan keduanya berada dalam kisaran 18-20% suara. namun dari hasil sementara pilpres kemarin jk-win hanya mendulang 9-12% dan Mega-Pro mendapatkan suara 26-28% suara, kemana suara Golkar dan Hanura sehingga perolehan suara Calon yang diusungnya bisa dikatakan kalah untuk sementara.
Faktor adanya permasalah intern ditubuh partai Golkar (konstituen partai Golkar kurang solid), kurang maksimalnya mesin politik partai untuk memenangkan pasangan ini, kuranggnya pemanfaat media sebagai ajang kampanye oleh tim sukses Jk-Win mungkin merupakan faktor-faktor penyebab kekalahan telak JK-WIN. sebagaian dari DPD partai Golkar beritanya juga sudah mulai digoyang untuk mendongkel kedudukan Jusuf kalla. JK tidak mendapat dukungan cukup karena mesin organisasi pendukunggnya tidak berjalan secara optimal, dukungan daerah khususnya DPD tingkat II sangat lemah hal ini disebabkan karena mereka (DPD tingkat II) tidak diikut sertakan secara langsung dalam penetapan calon presiden yang akan diusung oleh partai berlambang Pohon Beringin ini, jika dahulu mereka ikut dilibatkan maka mereka akan turut merasa bertanggung jawab pula untuk memilih calon yang diusung oleh partai golkar. faktor-faktor tersebut lah yang memungkinkan pada akhirnya konstituen partai golkar yang kecewa mengalihkan suaranya baik ke kubu MEGA-PRO maupun ke kubu SBY-BERBUDI.
Faktor adanya permasalah intern ditubuh partai Golkar (konstituen partai Golkar kurang solid), kurang maksimalnya mesin politik partai untuk memenangkan pasangan ini, kuranggnya pemanfaat media sebagai ajang kampanye oleh tim sukses Jk-Win mungkin merupakan faktor-faktor penyebab kekalahan telak JK-WIN. sebagaian dari DPD partai Golkar beritanya juga sudah mulai digoyang untuk mendongkel kedudukan Jusuf kalla. JK tidak mendapat dukungan cukup karena mesin organisasi pendukunggnya tidak berjalan secara optimal, dukungan daerah khususnya DPD tingkat II sangat lemah hal ini disebabkan karena mereka (DPD tingkat II) tidak diikut sertakan secara langsung dalam penetapan calon presiden yang akan diusung oleh partai berlambang Pohon Beringin ini, jika dahulu mereka ikut dilibatkan maka mereka akan turut merasa bertanggung jawab pula untuk memilih calon yang diusung oleh partai golkar. faktor-faktor tersebut lah yang memungkinkan pada akhirnya konstituen partai golkar yang kecewa mengalihkan suaranya baik ke kubu MEGA-PRO maupun ke kubu SBY-BERBUDI.
0 komentar:
Posting Komentar